Tuduh China Terus Menindas Muslim Uighur, AS: Penilaian Kami Tak Berubah

Anton Suhartono
Ned Price (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) belum melihat perkembangan bahwa China mengubah perilaku terkait tuduhan genosida dan kekerasan terhadap muslim Uighur di Xinjiang.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan AS belum mengubah kebijakannya terhadap China soal Xinjiang dari pemerintahan Donald Trump.

"Kami tidak melihat apa pun yang akan mengubah penilaian kami," kata Price, dikutip dari Reuters, Rabu (10/3/2021). 

Pemerintahan Biden pada menit-menit terakhir mendukung keputusan yang diambil pendahulunya bahwa China melakukan genosida di Xinjiang. 

Kongres AS pada pertengahan Januari lalu melaporkan dugaan genosida terhadap etnis Uighur serta kelompok minoritas muslim lainnya di Xinjiang. 

Komisi Eksekutif Kongres untuk China (CECC) yang terdiri dari politisi Partai Republik dan Demokrat mengungkap bukti-bukti baru yang terjadi dalam setahun terakhir mengenai kejahatan terhadap kemanusiaan dan kemungkinan genosida sedang terjadi di Xinjiang. Kongres juga menuduh China melecehkan warga Uighur yang tinggal di AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
5 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Internasional
7 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Nasional
8 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal