AOMORI, iNews.id - Badai salju dahsyat di Jepang telah merenggut 46 nyawa selama hampir 3 pekan terakhir. Selain itu, 604 lainnya luka, demikian data terbaru Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang, Selasa (10/2/2026).
Hampir sepertiga dari korban luka atau sekitar 190 orang mengalami luka serius.
Sementara itu jumlah korban jiwa terbanyak berada di Prefektur Niigata, yakni 17 kematian.
Gelombang salju terbaru, yang telah melanda Jepang sejak 20 Januari, mencapai Tokyo pada 8 Februari. Kota tersebut mengalami hujan salju untuk pertama kali dalam beberapa tahun, dengan akumulasi ketebalan 5 cm.
Jepang dilanda badal musim dingin dahsyat tahun ini dengan intensitas hujan salju yang tinggi di beberapa prefektur bagian utara.
Hujan salju yang terus berlanjut sejak akhir Januari mengubur prefektur di utara serta menyebabkan kekacauan lalu lintas, terutama di sepanjang pantai yang menghadap Laut Jepang.