Baghdad, Kota yang Terkenal dengan Julukan Kota Seribu Malam

Punta Dewa
Kota yang terkenal dengan julukan kota seribu malam, Baghdad-Irak (Foto: PIxabay)

JAKARTA, iNews.id - Baghdad adalah ibu kota negara Irak yang memiliki cerita sejarah masa lalu yang panjang. Kota terbesar kedua di Arab tersebut terletak di antara sungai Tigris dan sungai Eufrat.


Meskipun Baghdad pernah disinggung dalam masa pra-Islam, kota Baghdad ditemukan antara tahun 762-764 masehi oleh Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur dari kekhalifahan Abbasiyah.


Ia ingin mencari tempat untuk mendirikan dinasti baru, menggantikan khalifah Umayyah di Damaskus. Dengan struktur fisiologis serta geologinya, Baghdad dianggap cocok untuk menjadi pusat kerajaan Islam.


Nama Baghdad sendiri merupakan campuran dari dari bahasa Persia Tengah, yaitu Bag yang berarti Tuhan, dan dād yang memiliki arti pemberian. Sehingga Baghdad bisa diartikan sebagai 'Hadiah dari Tuhan'.


Dikutip dari berbagai sumber, Baghdad mencapai puncak kejayaannya di bawah pemerintahan Khalifah Harun Al Rasyid. Ia membuat Baghdad menjadi pusat kebudayaan, memberi hadiah melimpah kepada para penyair dan seniman.


Pemerintahan Baghdad kala itu menjadi yang paling penting di dunia. Kota yang dibangun dengan tembok melingkar tersebut bahkan disebut sebagai Madinat al-Salām atau Kota Kedamaian.


Sebuah masjid, dan markas penjaga terletak di pusat kota. Empat jalan utama yang mengarah ke istana khalifah dan masjid agung di tengahnya.


Jalan-jalan Baghdad pun mulai diaspal dengan bahan tar. Dengan cepat Baghdad menjelma menjadi pusat pembelajaran dan perdagangan.


Bahkan, didirikan bangunan yang dikhususkan untuk penerjemahan karya-karya Yunani, Persia tengah, dan Syria (Syam), yang diberi nama House of Wisdom.


Banyak sarjana dari Akademi Gundishapur yang dibawa ke Baghdad oleh Barmakids, keluarga bangsawan Abbasiyah Persia.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
17 hari lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

18 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

21 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

23 hari lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal