Bahrain Tolak Impor Barang Israel yang Diproduksi di Tanah Palestina yang Dicaplok

Anton Suhartono
Bahrain menolak impor barang Israel yang diproduksi di tanah Palestina yang dicaplok (Foto: AFP)

DUBAI, iNews.id - Bahrain tidak akan mengizinkan impor barangIsrael yang diproduksi di wilayah pendudukan Palestina. Bahrain merupakan negara Arab keempat yang menormalisasi hubungan dengan Israel setelah Mesir, Yordania, dan Uni emirat Arab.

Penegasan yang dilaporkan kantor berita pemerintah BNA, mengutip sumber pemerintah ini sekaligus meluruskan pernyataan Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Pariwisata Zayed bin Rashid Al Zayani yang pada awal pekan menyampaikan keterbukaan impor barang dari Israel termasuk yang diproduksi di tanah yang direbut dari Palestina maupun Suriah.

Al Zayani mengatakan, Bahrain tidak akan membedakan barang yang diproduksi di Tepi Barat, Israel, maupun Dataran Tinggi Golan.

"Pernyataan menteri disalahartikan dan kementerian berkomitmen pada sikap teguh pemerintah Bahrain mengenai kepatuhan terhadap resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa," demikian laporan BNA, mengutip sumber dari kementerian, dikutip dari Reuters, Sabtu (5/12/2020).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Palestina Riyad Al Maliki sempat memprotes pernyataan Al Zayani melalui sambungan telepon dengan Menlu Bahrain Abdullatif Al Zayani. Abdullatif lalu membantah rencana tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat

3 jam lalu

Penilaian CIA Ungkap Israel Mungkin Bakal Runtuh, kok Bisa?

3 jam lalu

Pasukan Israel Hancurkan Tugu Para Syuhada Palestina, Serbu Kota Nablus

6 jam lalu

Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel, Iran Genjot Produksi Senjata 2,5 Kali Lipat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal