Baku Tembak Tentara Thailand dan Kamboja, Perbatasan Kedua Negara Masih Mencekam

Anton Suhartono
Ilustrasi ketegangan masih menyelimuti wilayah sengketa perbatasan Thailand dan Kamboja usai baku tembak (Foto: AP)

"Saya berharap pertemuan mendatang antara komandan tentara Kamboja dan Thailand akan membuahkan hasil positif untuk menjaga stabilitas dan komunikasi militer antara kedua negara, seperti yang telah kita lakukan di masa lalu," ujar Hun Manet dari Tokyo, Jepang.

Meski sedang berada di luar negeri, Hun Manet memastikan dirinya terus memantau situasi dan tetap memegang kendali penuh atas keputusan militer sebagai panglima tertinggi.

Dalam upaya meredakan ketegangan, Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra telah berkomunikasi langsung dengan Hun Manet. Keduanya sepakat untuk menghindari eskalasi lebih lanjut dan mendukung upaya diplomasi.

"Kita tidak ingin ini meningkat," ujar Paetongtarn.

Sengketa wilayah antara Thailand dan Kamboja, khususnya di sekitar candi kuno Preah Vihear, telah menjadi sumber ketegangan selama bertahun-tahun. Meskipun Mahkamah Internasional telah memutuskan kepemilikan wilayah tersebut pada 2013, interpretasi garis perbatasan di lapangan masih sering menimbulkan perbedaan dan konflik militer terbuka.

Hingga kini, masyarakat di wilayah perbatasan masih diliputi kecemasan, sementara dunia internasional berharap kedua negara dapat menahan diri dan menyelesaikan sengketa melalui jalur damai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC

Internasional
23 jam lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Thailand Berlakukan WFH hingga Batasi Jam Operasional SPBU

Destinasi
10 hari lalu

Menjelajahi Bangkok hingga Pattaya: Perjalanan Lengkap dengan Pengalaman Beragam

Nasional
12 hari lalu

Kemlu Ungkap 4.882 WNI di Kamboja Minta Dipulangkan ke RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal