Menurut laporan, tim keamanan nasional Trump berbeda pendapat tentang apakah akan melanjutkan serangan militer atau tidak.
Sebagian mengatakan tindakan apa pun akan menghindari pengerahan pasukan darat serta tidak akan melakukan kampanye militer yang berkepanjangan.
Opsi lain melibatkan serangan terhadap fasilitas terkait dengan dinas intelijen Iran.
Iran menuduh AS dan Israel berada di balik demonstrasi rusuh dengan mengerahkan kelompok-kelompok pembuat onar yang disebutnya sebagai "teroris". Bahkan kelompok-kelompok tersebut dibekali dengan senjata untuk membunuh demonstran lain dan pasukan keamanan.