Balon Mata-Mata China Dilaporkan Terbang di Bagian Utara AS, Sempat Mau Ditembak Jatuh

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi balon mata-mata atau balon pengintai. (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Balon mata-mataChina terlacak terbang di bagian utara Amerika Serikat. Pihak berwenang AS pun sempat mempertimbangkan untuk menembak jatuh objek tersebut.

Keberadaan balon itu terungkap lewat laporan NBC News, dengan mengutip para pejabat AS.

“Pemerintah Amerika Serikat telah mendeteksi dan melacak balon pengintai di ketinggian tinggi yang berada di atas daratan Amerika Serikat saat ini,” kata Juru Bicara Departemen Pertahanan AS (Pentagon), Pat Ryder, Kamis (2/2/2023).

“Kami terus melacak dan memantaunya dengan cermat,” ujarnya.

Menurut laporan NBC News, AS segera bertindak setelah mendeteksi balon tersebut untuk mencegah pengumpulan informasi sensitif oleh balon pengintai itu. Balon itu terlihat terbang di atas Negara Bagian Montana, AS, pada Rabu (1/2/2023), juga terbang melalui Alaska dan Kanada.

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan, balon itu masih berada di atas lokasi yang dirahasiakan di AS.

Para ahli telah meninjau profil ancaman balon tersebut dan memberikan sejumlah opsi kepada Presiden Joe Biden untuk menindak benda tersebut. Akan tetapi, akhirnya diputuskan untuk tidak merekomendasikan menembak jatuh balon itu karena risiko puing yang ditimbulkannya. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

2 jam lalu

Netanyahu Waswas Anaknya Jadi Target Pembunuhan Iran

4 jam lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

4 jam lalu

Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal