Balon Mata-Mata China Sempat Kumpulkan Data Intelijen dari Fasilitas Militer AS

Anton Suhartono
Balon mata-mata China dilaporkan sempat mengumpulkan data intelijen militer AS (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Balon China yang melintasi wilayah Amerika Serikat (AS) pada Februari lalu dilaporkan berhasil mengumpulkan data intelijen dari beberapa fasilitas militer. Balon itu ditembak jatuh jet tempur F-22 Raptor Angkatan Udara (AS) AS setelah memasuki perairan Samudera Atlantik.

Mengutip tiga pejabat senior AS, NBC News melaporkan balon itu sempat mengumpulkan data dari beberapa fasilitas militer.

Para pejabat mengatakan, balon bahkan terbang membentuk formasi angka 8 yang berarti sempat berputar-putar di lokasi untuk mengumpulkan data seakurat mungkin.

“(Data) Intelijen yang dikumpulkan China sebagian besar berasal dari sinyal elektronik, yang bisa diperoleh dari sistem senjata termasuk komunikasi personel di pangkalan, bukan foto,” kata beberapa pejabat, seperti dilaporkan kembali Reuters, Senin (3/4/2023).

Awalnya para pejabat AS sempat meremehkan dampak balon tersebut terhadap keamanan nasional. Namun kemudian menyadari akan dampaknya, apalagi setelah mengetahui melintas di atas fasilitas militer.

Balon terbang selama sepekan di langit AS dan Kanada pada awal Februari sebelum ditembak jatuh atas perintah Presiden Joe Biden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
35 menit lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

2 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

3 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Arab yang Bantu AS Serang Negaranya

6 jam lalu

Bareskrim Bongkar Perdagangan Orang Modus Nikah dengan WN China, Tangkap 2 Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal