AS Hukum China terkait Balon Mata-Mata, Jatuhkan Sanksi 6 Entitas termasuk Lembaga Penelitian

Anton Suhartono
AS menjatuhkan sanksi kepada enam entitas China terkait balon mata-mata (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) langsung menghukum China terkait balon mata-mata yang terbang di wilayah udaranya pekan lalu. Pemerintahan Presiden Joe Biden menjatuhkan sanksi kepada enam entitas China terkait dengan program balon tersebut. Mereka dimasukkan dalam daftar hitam ekspor produk ke AS. 

Departemen Perdagangan AS menyatakan lima perusahaan dan satu lembaga penelitian China tersebut dianggap mendukung upaya modernisasi militer China. Dengan dimasukkan ke daftar hitam, entitas tersebut akan sangat sulit mengekspor produk teknologi ke AS. 

“Tindakan hari ini menunjukkan upaya kami untuk mengidentifikasi dan menghentikan penggunaan balon mata-mata RRC, yang telah melanggar wilayah udara Amerika Serikat dan lebih dari 40 negara,” ujar Asisten Menteri Perdagangan untuk Penegakan Ekspor, Matthew Axelrod, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/2/2023).

Disebutkakan, enam entitas itu mendukung upaya modernisasi militer China, khususnya program kedirgantaraan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), termasuk program kapal udara dan balon.

"PLA menggunakan High Altitude Balloons untuk aktivitas intelijen dan pengintaian," demikian keterangan di Federal Register, jurnal harian resmi pemerintah AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

21 jam lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

22 jam lalu

Trump Tiba-Tiba Umumkan Segera Kirim Banyak Pasukan AS ke Greenland

23 jam lalu

Terungkap! Hampir 60 Pesawat Militer AS Rusak Dihantam Iran, Kerugian Tembus Rp58 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal