Bangga Hentikan Perang India-Pakistan, Trump: Tak Ada Presiden AS Lain yang Mampu

Anton Suhartono
Donald Trump membanggakan diri atas peran besarnya dalam menghentikan potensi perang nuklir India dan Pakistan pada Mei lalu (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membanggakan diri atas peran besarnya dalam menghentikan potensi perang nuklir India dan Pakistan pada Mei lalu. 

Dalam pernyataannya, Trump menyebut tidak ada presiden AS lain yang mampu melakukan apa yang dia lakukan untuk mencegah konflik bersenjata, bahkan berpotensi nuklir, di Asia Selatan.

Trump mengatakan dirinya menggunakan pendekatan yang tidak konvensional dan berani, ancaman tarif besar-besaran untuk memaksa kedua negara menurunkan ketegangan.

“Saya sampaikan kepada mereka, tarif 350 persen jika Anda berperang,” kata Trump, dikutip dari AFP, Jumat (21/11/2025).

Menurut dia, langkah itu bukan sekadar gertakan. Trump juga mengancam akan memutus seluruh hubungan dagang AS dengan kedua negara jika konflik berlanjut.

Trump mengaku salah satu negara sempat menantangnya dan tidak takut dengan ancaman tarif tersebut. Namun dia menegaskan tetap akan melaksanakan ancaman itu.

“Saya akan melakukannya. Saya tidak akan membiarkan Anda saling menembak senjata nuklir, membunuh jutaan orang, dan mengirim debu nuklir ke Los Angeles,” ujarnya.

Dia menambahkan dirinya tidak peduli, apakah India dan Pakistan menyukai pendekatannya atau tidak. Yang terpenting baginya adalah mencegah perang besar yang dapat menimbulkan bencana global.

Akhirnya, kedua negara sepakat melakukan gencatan senjata. Para pemimpin India dan Pakistan kemudian menyampaikan terima kasih kepada Trump atas perannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Internasional
9 jam lalu

Demonstrasi Rusuh di Iran, 38 Orang Tewas

Internasional
10 jam lalu

Sampai Kapan Amerika Kendalikan Venezuela? Ini Jawaban Trump

Internasional
10 jam lalu

Trump Sempat Khawatir Operasi ke Venezuela Gagal, Singgung Tragedi di Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal