Bangkai Badak Sumatera Jantan Terakhir yang Ada di Malaysia 'Tam' Akan Diawetkan

Anton Suhartono
Tam saat masih sekarat di penangkaran (Foto: The Star)

"Pusat Konservasi Keanekaragaman Hayati Sabah berharap akan ditampilkan di kantor kepala menteri, tetapi kami belum membuat keputusan," katanya.

Augustine menambahkan, Puntung, badak sumatera betina yang mati akibat kanker pada 2017 juga diawetkan dan dipajang di pusat informasi Tabin, pantai timur Sabah.

Tam diyakini berusia sekitar 30-an ketika mati pada Senin (27/5/2019). Saat ini tersisa satu badak sumatera yang berada di penangkaran yakni betina dengan nama Iman.

Saat ini badak sumatera hanya tersisa sekitar 100 ekor di dunia, sebagian besar berada di hutan Sumatera dan Kalimantan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Terungkap! PM Malaysia Anwar Ibrahim Jalani Operasi Hernia, Sudah Diperbolehkan Pulang

3 hari lalu

Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter

3 hari lalu

Heboh! Netizen Tuduh Fahira Almira Black Campaign Promo RS Penang Malaysia

3 hari lalu

Geger! Fahira Almira Sebut Dokter Indonesia Tak Sarankan Tes Darah usai Didiagnosis Usus Buntu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal