Bangunan Ikon Bom Atom Hiroshima Akan Dihancurkan, Warga Jepang Menentang

Anton Suhartono
Genbaku Dome di Horoshima saksi serangan bom atom pasukan AS saat Perang Dunia II (Foto: AFP)

HIROSHIMA, iNews.id - Belasan ribu warga Jepang menandatangani petisi menolak penghancuran dua bangunan saksi sejarah bom atom Hiroshima saat Perang Dunia II pada 6 Agustus 1945.

Pemerintah Hiroshima mengaku telah menerima petisi yang ditandatangani oleh sekitar 12.000 warga agar bangunan yang berdiri hingga radius 2,7 kilometer dari ground zero itu tetap dilestarikan.

Bangunan tiga lantai berdinding batu bata merah yang dibangun pada 1913 tersebut merupakan satu dari empat fasilitas militer Jepang yang menjadi target serangan pasukan Amerika Serikat (AS) pada Agustus 1945. Di tempat itu Jepang memproduksi perlengkapan militer untuk kebutuhan Perang Dunia II.

Sementara itu pemerintah Hiroshima beralasan ada dua dari empat gedung yang harus dihancurkan karena tak kuat lagi menahan guncangan gempa. Studi inspeksi gempa yang dilakukan 2 tahun lalu mengungkap, bangunan tersebut bisa dengan mudah hancur.

"Tidak ada pilihan bagi kami untuk tidak mengambil tindakan apa pun karena ambruknya bangunan bisa melukai warga di sekitarnya," kata seorang pejabat yang menolak menyebutkan identitasnya, seperti dilaporkan AFP, Selasa (17/12/2019).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal