Banjir Bandang dan Longsor di Nepal, 11 Orang Tewas termasuk Warga China dan India

Ahmad Islamy Jamil
Bajir bandang di Distrik Sindhupalchowk, Nepal, Rabu (16/6/2021). (Foto-foto: Reuters)

Berbagai lembaga bantuan mengatakan, krisis hidrologi tahun ini dapat menambah penderitaan sosial dan ekonomi negara yang sedang terpukul keras oleh Covid-19 itu. Untuk diketahui, Nepal menjadi salah satu negara dengan tingkat kepositifan tes virus corona tertinggi di dunia.

“Penduduk yang kehilangan rumah, terpaksa tidur di pusat penampungan yang padat,” kata John Jordan, relawan dari World Neighbors, sebuah badan amal yang berbasis di AS.

Menurut dia, kondisi semacam itu dapat meningkatkan risiko bagi masyarakat yang telah pulih dari Covid-19.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Ungkap Penyebab Jalan Ambles 100 Meter di Pulogadung

57 tahun lalu

Kemenag Bangun Kembali MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut akibat Banjir, Anggarkan Rp12 Miliar

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal