Banjir Bandang dan Longsor di Nepal, 11 Orang Tewas termasuk Warga China dan India

Ahmad Islamy Jamil
Bajir bandang di Distrik Sindhupalchowk, Nepal, Rabu (16/6/2021). (Foto-foto: Reuters)

Berbagai lembaga bantuan mengatakan, krisis hidrologi tahun ini dapat menambah penderitaan sosial dan ekonomi negara yang sedang terpukul keras oleh Covid-19 itu. Untuk diketahui, Nepal menjadi salah satu negara dengan tingkat kepositifan tes virus corona tertinggi di dunia.

“Penduduk yang kehilangan rumah, terpaksa tidur di pusat penampungan yang padat,” kata John Jordan, relawan dari World Neighbors, sebuah badan amal yang berbasis di AS.

Menurut dia, kondisi semacam itu dapat meningkatkan risiko bagi masyarakat yang telah pulih dari Covid-19.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mencekam! Tiga Bocah Selamat Setelah Bertahan dari Terjangan Banjir Bandang Solok di Atas Sofa

3 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Solok, Material Galodo Timbun Kantor Bupati dan Rumah Warga

3 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Solok, Tim SAR dan Brimob Cari Warga yang Hilang

3 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal