Banjir dan Tanah Longsor Terjang Afrika Selatan, Korban Tewas Bertambah Jadi 443 Orang

Aditya Pratama
Hujan lebat yang menyebabkan banjir dan tanah longsor di Provinsi KwaZulu-Natal (KZN), Afrika Selatan, menewaskan 443 orang dan 63 lainnya belum ditemukan. (Foto: Reuters)

Mjoka yang keponakannya berusia delapan tahun telah hilang selama berhari-hari ini mengaku rumahnya mengalami kerusakan parah imbas bencana tersebut.

"Kami trauma melihat hujan," kata Mjoka.

Kantor Presiden Cyril Ramaphosa mengatakan pada Sabtu malam bahwa dia telah menunda kunjungan kerja ke Arab Saudi untuk fokus pada bencana tersebut. Ramaphosa akan bertemu dengan para menteri kabinet untuk menilai tanggapan terhadap krisis tersebut.

Perdana Menteri KZN Zikalala mengatakan dalam konferensi pers yang disiarkan televisi bahwa banjir tersebut termasuk yang terburuk dalam sejarah provinsi yang tercatat.

"Kita perlu mengumpulkan keberanian kolektif kita dan mengubah kehancuran ini menjadi kesempatan untuk membangun kembali provinsi kita. Orang-orang KwaZulu-Natal akan bangkit dari kekacauan ini," ucap Zikalala.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Banjir Thailand Meluas, Korban Tewas Jadi 31 Orang

3 hari lalu

Horor! Pembunuhan Berantai Belasan Perempuan, Korban Diperkosa lalu Dibuang

5 hari lalu

Kemarau Masih Mendominasi, BMKG: Waspada Hujan Lebat Lokal di 5 Wilayah

9 hari lalu

Banjir Landa Bangkok Thailand, Kemlu Pastikan WNI Aman dan 1 Orang Sempat Terjebak di Hotel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal