Bank Dunia Sebut Nilai Kerugian Gempa Turki Rp512 Triliun

Anton Suhartono
Bank Dunia memperkirakan nilai kerusakan akibat gempa Turki mencapai 34,2 miliar dolar AS (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Bank Dunia memperikirakan nilai kerusakan fisik gempa bumi di Turki pada 6 Februari mencapai 34,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp521,2 triliun. Biaya rekonstruksi yang harus disiapkan Turki bisa dua kali lipat lebih dari angka tersebut.

Direktur Bank Dunia Turki Humberto Lopez memperkirakan, gempa akan memangkas perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Turki pada 2023 sebesar 0,5 persen, yakni 3,5 hingga 4 persen pada 2023.

Menurut Bjerde, penghitungan nilai kerusakan gempa Turki yakni sebesar 34,2 miliar dolar AS setara dengan sekitar 4 persen dari penghasilan ekonomi negara itu pada 2021. Namun Bank Dunia belum memasukkan nilai kerugian dampak tidak langsung, termasuk gempa terbaru yang mengguncang sepekan lalu.

"Pengalaman kami, kebutuhan rekonstruksi dapat mencapai 2 hingga 3 kali lipat dari perkiraan kerusakan fisik langsung," katanya, dikutip dari Reuters, Selasa (28/2/2023).

Bank Dunia menyebut dua gempa Turki pada 6 Februari, yakni bermagnitudo 7,8 dan 7,7, diikuti oleh lebih dari 7.500 guncangan susulan. Jumlah korban tewas mencapai 44.300 orang lebih, menjadikannya sebagai bencana paling mematikan sepanjang sejarah Turki modern.

Laporan Global Rapid Post-Disaster Damage Estimation (GRADE) memperkirakan 1,25 juta orang kehilangan tempat tinggal akibat gempa tersebut, baik yang rumahnya rusak maupun hancur.

Bank Dunia telah memberikan bantuan awal sebesar 780 juta dolar AS untuk Turki dari dua proyek serta 1 miliar dolar untuk pemulihan darurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Gempa Dahsyat Kolombia: 224 Orang Tewas, Ribuan Lainnya Hilang

1 hari lalu

Gempa M7,4 Kolombia, Detik-Detik Gedung Ambruk Nyaris Hantam Warga

2 hari lalu

Update Gempa Kolombia: 132 Orang Tewas, 86 Gedung Runtuh termasuk Rumah Sakit

2 hari lalu

Kolombia Diguncang Gempa Besar M7,4, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal