Banyak Napi Mualaf di Penjara Virginia AS, tapi Dilarang Puasa

Anton Suhartono
Narapidana muslim di penjara Virginia, AS, tak boleh berpuasa (Foto: AFP)

Napi yang tidak masuk daftar tidak akan mendapatkan menerima makanan untuk buka dan sahur.

Disebutkan, penambahan jumlah napi muslim kebanyakan napi muslim karena banyak dari mereka yang memeluk Islam atau mualaf.

“Napi menemukan kenyamanan dalam keiamanan mereka (menjadi muslim). Itu menyumbang  sebagian dari jumlah napi muslim yang tinggi,” kata Nimra Azmi, pengacara dari Muslim Advocates, salah satu kelompok yang ikut mendesak pemerintah negara bagian, dikutip dari Arab News, Jumat (1/5/2020).

Azmi mengatakan penjara mengetahui akar penyebab masalah sangat serius ini karena melanggar hak orang untuk berpuasa.

"Pasti tidak ada cara lain bagi (penjara) untuk mencapai tujuan mereka, tanpa melarangnya," ujarnya, merujuk pada situasi pandemi virus corona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
18 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
6 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
21 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
22 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal