Beberapa jam kemudian, Zacharia menyampaikan pujian kepada Trump melalui platform X. Dia menyebut Trump sebagai sosok yang "baik, luar biasa, murah hati, penuh perhatian, antusias, dan pria yang paling pekerja keras", serta menyatakan kehormatan bisa bekerja untuk sang presiden.
Penampilan perdana Zacharia sebagai sekretaris pers pada Selasa (13/10/2026) sebelumnya menuai kritik. Konferensi pers tersebut berlangsung kurang dari 15 menit dan hanya mencakup tiga pertanyaan dari wartawan.
Perempuan berusia 42 tahun itu kemudian menghadapi berbagai pertanyaan mengenai kualifikasi dan kesiapannya mengemban jabatan tersebut. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah latar belakang hukumnya.
Zacharia disebut sebagai pengacara oleh Trump dan sejumlah pihak. Dia merupakan lulusan fakultas hukum Universitas Pepperdine.
Namun, pertanyaan muncul mengenai tempatnya lulus ujian profesi advokat atau bar exam, yang menjadi salah satu persyaratan untuk berpraktik hukum di Amerika Serikat.