Baru Terpilih, Presiden Venezuela Maduro Langsung Usir 2 Diplomat AS

Anton Suhartono
Nicolas Maduro (Foto: AFP)

KARAKAS, iNews.id - Presiden Venezuela yang baru terpilih lagi, Nicloas Maduro, memerintahkan pengusiran dua diplomat Amerika Serikat (AS), Selasa (22/5/2018) waktu setempat.

Keputusan itu diambil setelah pada Senin Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengetatan sanksi terhadap negara itu, terkait terpilihnya kembali Maduro.

Maduro menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya melalui stasiun televisi, dua hari setelah memproklamirkan kemengannya dalam pemilu. AS mengecam hasil pemilu yang dianggap tak transparan.

"Saya menolak semua sanksi terhadap Republik Bolivarian Venezuela, karena mereka merusaknya. Mereka telah membuat penderitaan bagi rakyat Venezuela," kata Maduro, dalam pidatonya, dikutip dari AFP, Rabu (23/5/2018).

Dua diplomat yang dimaksud adalah Todd Robinso dan wakil kepala misi Brian Naranjo yang kehadiran mereka sudah tidak diharapkan lagi oleh Venezuela.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

11 hari lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

14 hari lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

15 hari lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal