Batalkan Deklarasi Damai dengan Kamboja, Thailand Tak Takut Ancaman Sanksi Trump

Anton Suhartono
Anutin Charnvirakul membatalkan sepihak Deklarasi Damai dengan Kamboja (Foto: AP)

“Thailand akan bertindak sesuai kepentingan nasionalnya, bukan berdasarkan tekanan pihak luar,” ujarnya, menegaskan pemerintahannya tidak gentar meski berpotensi berhadapan dengan kebijakan sanksi AS.

Sikap berani tersebut menunjukkan bahwa Thailand kini siap mengambil risiko diplomatik dan ekonomi demi mempertahankan posisi strategisnya dalam sengketa perbatasan yang kembali membara.

Risiko Konflik Meningkat

Keputusan Thailand membatalkan deklarasi damai praktis menutup pintu bagi upaya rekonsiliasi jangka pendek. Para analis memperingatkan tanpa kerangka negosiasi resmi, risiko eskalasi militer kembali menguat.

Terlebih, Kamboja menyatakan tetap berkomitmen pada jalur diplomasi, namun kini berada dalam posisi sulit setelah Thailand memilih menarik diri dari kesepakatan yang sebelumnya menjadi dasar upaya meredakan ketegangan.

Absennya mediator internasional memperlemah peluang tercapainya solusi damai, membuat masa depan stabilitas regional berada dalam ketidakpastian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Thailand Deportasi Warga Prancis Cekcok dengan Turis Israel, Sempat Kibarkan Bendera Palestina

3 hari lalu

Pulang dari Perang Iran, Tentara AS Mabuk Bikin Keributan saat Berlibur di Thailand

5 hari lalu

Menjelajah Budaya Thailand di Jakarta Lewat Kuliner, dari Hidangan Autentik hingga Ritual Minum Teh

5 hari lalu

Usai 7 Bulan Perang Lawan Iran, 5.000 Tentara AS Kru USS Abraham Lincoln Berlibur di Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal