Bayinya Mati Kelaparan, Ini Duka Seorang Ayah di Yaman

Nathania Riris Michico
Saleh Al Faqeh memegang tangan putrinya yang berusia 4 bulan, Hajar, yang meninggal di bangsal malnutrisi rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman. (Foto: Reuters)

Perang di negara itu menewaskan sedikitnya 10.000 orang.

Perwakilan UNICEF di Yaman, Meritxell Relano, mengatakan, lebih dari 11 juta anak-anak atau sekitar 80 persen dari penduduk di bawah usia 18 tahun di negara itu, menghadapi ancaman kekurangan makanan, penyakit, dan kurangnya akses ke layanan sosial dasar.

PBB menyatakan, 22 juta dari 29 juta penduduk Yaman bergantung pada bantuan kemanusiaan. Hampir 18 juta penduduk dianggap sudah menderita lapar, dan 8,4 juta dinyatakan sangat lapar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
8 hari lalu

Makkah Diserang, Mufti Agung Arab Saudi Keluarkan Seruan Jihad Lawan Kelompok Houthi

13 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi

14 hari lalu

Komentari Serangan Houthi, Khatib Masjidil Haram: Makkah Kebal dari Rencana Jahat Apa pun

15 hari lalu

Serangan Houthi ke Saudi Makan Korban Jiwa, 1 Orang Tewas Tertimpa Puing Drone di Taif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal