Begini Kesaksian Tentara Ukraina Perang Lawan Rusia: Drone Dibajak hingga Dihujani Artileri

Anton Suhartono
Tentara Ukraina mengungkap pengalaman mereka perang melawan Rusia di garis depan Kherson (Foto: Reuters)

“Mereka hanya menembaki kami setiap saat. Jika kita menembakkan tiga mortir, mereka membalas dengan 20 tembakan,” kata tentara yang kehilangan tangan itu. 

Ukraina meningkatkan intensitas serangan sejak beberapa pekan terakhir, menggunakan senjata bantuan AS dan negara Barat. Serangan balasan itu bertujuan merebut kembali Kherson, bahkan juga diarahkan ke Krimea.

Militer Rusia memperkirakan lebih dari 15.000 tentara Ukraina terlibat dalam operasi tersebut, namun banyak dari mereka yang tewas. Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan pada Rabu kemarin mengungkapkan, tentara Ukraina tidak melakukan serangan karena mengalami kekalahan.

Sementara Ukraina menyatakan berhasil merebut beberapa desa. Sayangnya, klaim itu tak bisa diverifikasi karena jurnalis dilarang ke garis depan. Jurnalis The Washington Post dihentikan sekitar 5 kilometer dari Visokopolye pada Senin lalu, sehingga tak bisa mengetahui kondisi sesungguhnya.

Namun serangan balasan itu diharapkan bisa meningkatkan moral tentara Ukraina dan menunjukkan kepada pemerintah negara Barat bahwa bantuan miliaran dolar untuk ekonomi dan militer mereka tak sia-sia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Pesawat Bawa Presiden Ukraina Zelensky Nyaris Kena Tembak Drone Rusia

8 jam lalu

Peringatan Keras Rusia: Semua Harus Paham Kami Bisa Pakai Senjata Nuklir, Bukan Nakut-nakuti!

11 jam lalu

Kim Jong Un Berterima Kasih kepada Pasukan Korut yang Bantu Rusia Perang Lawan Ukraina

12 jam lalu

Rusia Tegaskan Berhak Pakai Senjata Nuklir, jika...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal