Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden

Anton Suhartono
Autopen mendadak menjadi perhatian publik AS setelah Donald Trump mempersoalkan penggunaan alat itu oleh Joe Biden selama menjabat presiden (Foto: AP)

Kenapa Trump Mempermasalahkannya?

Autopen sebenarnya legal di Amerika Serikat, bahkan digunakan oleh banyak presiden sebelumnya. Barack Obama menggunakan autopen untuk menandatangani undang-undang ketika sedang bepergian.

Namun Trump menuding penggunaan autopen selama era Biden dilakukan tanpa keterlibatan Biden secara langsung. Dia mengklaim sekitar 92 persen instruksi presiden Biden diteken menggunakan autopen, dan menyebut itu sebagai bentuk pemerintahan yang dikendalikan pihak lain.

Trump pun membatalkan semua dokumen tersebut dan menyebut orang-orang yang menandatangani kebijakan lewat autopen sebagai pihak yang bertindak ilegal.

Autopen Jadi Alat Administratif yang Terjebak Kontroversi Politik

Padahal dalam praktiknya, autopen hanya alat bantu administratif. Banyak politisi, selebritas, hingga lembaga pendidikan menggunakan teknologi ini untuk dokumen massal seperti ijazah, surat, atau memorabilia.

Autopen bukan teknologi baru, namun kembali mencuri perhatian karena masuk dalam pusaran perseteruan politik di Gedung Putih. Wujudnya memang sederhana, hanya mesin yang menggambar tanda tangan. Namun keberadaannya kini menjadi bahan perdebatan besar soal legitimasi, otoritas, dan siapa sebenarnya yang mengendalikan pemerintah Amerika Serikat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
4 jam lalu

Angkatan Laut AS Siap Kawal Kapal Tanker yang Melintasi Selat Hormuz, Iran Ancam Jadikan Target Serangan

Internasional
4 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
5 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Internasional
6 jam lalu

Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal