Benarkah AS Akan Bantu Iran Rp485 Triliun untuk Program Nuklir? Ini Kata Trump

Anton Suhartono
Donald Trump membantah laporan akan memberi bantuan Iran 30 miliar dolar AS untuk membangun program nuklir damai (Foto: AP)

"Natasha Bertrand harus dipecat dari CNN! Saya menyaksikannya selama 3 hari membuat berita palsu. Dia harus segera ditegur, lalu diusir," kata Trump, pada Rabu lalu.

Trump menuduh Bertrand meremehkan aksi patriotik para pilot Angkatan Udara AS yang terlibat dalam serangan tersebut, sehingga memberikan kesan buruk terhadap mereka. 

"Dia seharusnya tidak diizinkan bekerja di CNN, berita palsu... Pandangannya sangat negatif, selain itu dia tidak memiliki kemampuan menjadi koresponden di depan kamera, bahkan mendekatinya. Pecat Natasha!" tulisnya.

Dalam Laporannya, mengutip sumber komunitas intelijen AS, Bertrand mengungkap serangan udara AS terhadap tiga fasilitas nuklir gagal menghancurkan struktur dasar program nuklir Iran. Serangan tersebut kemungkinan hanya memperlambat Iran melanjutkan program nuklirnya selama beberapa bulan saja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konflik dengan AS Memanas, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh Selat Hormuz

57 tahun lalu

Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas

57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal