Benarkah Perempuan Cantik Ini Agen Mossad yang Sengaja Jebak Bos Telegram Pavel Durov?

Anton Suhartono
Yulia Vavilova dituduh sebagai agen Mossad yang sengaja menjebak Pavel Durov agar ditangkap di Prancis (Foto: Instagram)

MOSKOW, iNews.id - Yulia Vavilova (24), influencer cantik yang ditangkap bersama bos Telegram Pavel Durov di Paris, Prancis, akhirnya angkat bicara.  Coach kripto dan streamer yang bermukim di Dubai, Uni Emirat Arab, itu berada di pesawat jet pribadi Durov saat mendarat di bandara Le Bourget, Paris, pada 24 Agustus. 

Namun dia dibebaskan bersama seorang pengawal Durov 3 hari setelah ditangkap.

Vavilova memperingatkan para followernya tentang informasi palsu. Komentar itu disampaikan seiring beredarnya banyak teori konspirasi mengenai penangkapan Durov. Salah satunya menyebutkan Vavilova sengaja menjebak Durov untuk ditangkap oleh penegak hukum Prancis.

"Teman-teman terkasih, teman-teman yang baru, dan semua anggota keluarga, saya bersyukur memiliki kalian dalam hidup saya. Dukungan yang saya terima tidak bisa diukur. Saya tidak bisa kembali lebih awal, tapi senang memberi tahu Anda bahwa semuanya baik-baik saja. Ada banyak informasi palsu yang beredar, tapi itu adalah topik untuk masa mendatang," katanya, dalam posting-an di Instagran pada akhir pekan lalu.

Vavilova menyertakan postingan tersebut dengan foto dirinya serta beberapa gambar di Paris, termasuk Menara Eiffel, pemandangan Sungai Seine, serta Katedral Notre-Dame.

Sebelum Durov ditangkap, Vavilova mengunggah postingan di lokasi yang sama dengan Durov, termasuk Kazakhstan, Kirgistan, dan Azerbaijan, serta di dalam jet pribadinya. Foto-foto itu menunjukkan kedekatan hubungan mereka. Namun, Vavilova maupun Durov belum merilis mengenai hubungan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Dekat Hotel Tempat Macron Menginap di Damaskus Suriah

57 tahun lalu

Macron Tiba di Suriah, Pemimpin Barat Pertama Berkunjung Setelah Tumbangnya Rezim Assad

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal