Bendera Malaysia Dipasang Terbalik Picu Ketegangan Ras Jelang Hari Kemerdekaan

Anton Suhartono
Dua insiden pengibaran bendera Malaysia terbalik memicu reaksi keras dan sentimen rasial menjelang Hari Kemerdekaan (Foto: Rakyat Post)

Sejumlah tokoh menilai kasus ini tak bisa dianggap sepele. Warga Malaysia, Shahriful Saiful (26), menegaskan kesalahan tersebut mencederai rasa hormat terhadap simbol negara. 

“Sejak sekolah kita diajarkan cara mengibarkan bendera dengan benar. Kalau terbalik, pasti ada maksud tertentu,” ujarnya.

Profesor Kartini Aboo Talib dari Universitas Kebangsaan Malaysia melihat masalah ini sebagai cerminan kurangnya pemahaman dan apresiasi terhadap bahasa Melayu, patriotisme, dan pembangunan bangsa di sebagian komunitas non-Melayu.

Di sisi lain, Sekjen Partai Aksi Demokratik (DAP) Anthony Loke mengecam tekanan publik yang meminta Kejaksaan Agung menuntut Pang. Sebagai bentuk solidaritas, partainya mengibarkan bendera raksasa di luar toko Pang serta membagikan 831 bendera gratis kepada warg, angka yang merepresentasikan tanggal Hari Kemerdekaan, 31 Agustus.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Dirawat Sebulan di RS, Mahathir Mohamad Diperbolehkan Pulang 2 Hari

Internasional
6 hari lalu

Dikaitkan dengan Predator Seks Epstein, Anwar Ibrahim: Sama Sekali Tak Ada Hubungan

Nasional
11 hari lalu

Penumpang WNA Whoosh Terus Melonjak, Terbanyak Negara Mana?

Internasional
11 hari lalu

Mahathir Mohamad Muncul ke Publik meski Masih Perawatan RS, Nyeruput Kopi di Mal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal