Menurutnya, pasca bendungan jebol kemungkinan berdampak terhadap bendungan-bendungan lain di sekitarnya. Bendungan kedua yang dipantau berada sekitar 50 meter dari bendungan yang pecah dan bagian dari kompleks industri besar.
Proses evakuasi ini mengalihkan perhatian petugas terhadap pencarian ratusan orang yang hilang akibat kejadian bendungan jebol pada Jumat lalu. Peristiwa itu mengakibatkan semburan lumpur yang mengubur fasilitas pertambangan dan rumah-rumah di dekatnya.
"Pekerjaan kami sepenuhnya terfokus pada evakuasi," kata Aihara.
Sekitar 250 orang dinyatakan masih hilang akibat peristiwa bendungan tailing jebol. Menurut daftar yang dirilis oleh Vale, ini bencana kedua dalam waktu kurang dari empat tahun.
Kata pejabat setempat, sebagian besar yang hilang diduga tewas. Berdasarkan data petugas pemadam negara pada Minggu, jumlah korban tewas akibat kejadian ini menjadi 37 orang.
Namun jumlah itu diperkirakan akan meningkat setelah tim penyelamat dan pemulihan mencapai daerah yang paling parah.