Benjamin Netanyahu Terpilih sebagai PM Israel, Palestina Terancam!

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

Laporan media Israel mengungkap, pemerintah baru mungkin akan terbentuk pada pertengahan November. Seharusnya tak ada masalah karena koalisi Netanyahu unggul beberapa suara di parlemen dibandingkan pesaingnya. Ini berbeda dengan koalisi sebelumnya di bawah pemerintahan Yair Lapid yang hanya selisih satu suara, membuka peluang terhadap mosi tidak percaya.

Neyanyahu belum secara resmi memulai pembicaraan dengan koalisi untuk membentuk pemerintahan, termasuk partainya Ben-Gvir. Kelompok ini sangat keras menentang usulan perdamaian dengan Palestina. Pengaruh Ben-Gvir di pemerintahan Israel menimbulkan kekhawatiran bagi ssekitar 21 persen masyarakat minoritas Arab dan Yahudi kiri-tengah.

Sementara itu Amerika Serikat (AS) masih menunggu pembentukan koalisi baru Israel. 

“Kami berharap semua pejabat pemerintah Israel akan terus berbagi nilai-nilai masyarakat yang terbuka dan demokratis, termasuk toleransi dan rasa hormat terhadap semua masyarakat sipil, terutama kepada kelompok minoritas,” kata seorang juru bicara Kemlu AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Israel Gempur Lebanon usai Serangan Hizbullah, 31 Orang Tewas

Internasional
20 jam lalu

Israel-Hizbullah Berbalas Serangan, Presiden Lebanon Murka Negaranya Terseret Perang

Internasional
1 hari lalu

Iran Ngamuk! 6 Perwira Badan Intelijen CIA Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Uni Emirat Arab

Internasional
2 hari lalu

Israel Lanjut Gempur Iran: Kami akan Melancarkan Serangan Dahsyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal