Bentrok Antaretnis Pecah, 31 Orang Tewas

Umaya Khusniah
Betrok antaretnis di Sudan memakan korban jiwa. (Foto: Reuters)

KHARTOUM, iNews.id - Betrok antaretnis di Sudan memakan korban jiwa. Sebanyak 31 orang tewas dalam perang tersebut. 

Pernyataan dari pemerintah setempat Jumat (15/7/2022) malam melaporkan bentrok terjadi antara kelompok etnis Hausa dan Birta di Provinsi Nil Biru. Bentrok dipicu kasus pembunuhan seorang petani awal pekan ini.

Selain korban tewas, bentrokan juga menyebabkan sedikitnya 39 orang terluka. Sebanyak 16 toko di Kota Roseires juga dirusak massa.

Pemerintah setempat mengerahkan Pasukan Dukungan Cepat militer dan paramiliter (RSF) ke wilayah tersebut untuk menciptakan stabilitas keamanan. Pihak berwenang juga memberlakukan jam malam dan melarang pertemuan di daerah tempat bentrokan terjadi.

Kekerasan itu terjadi di tengah kekacauan di Sudan sejak militer mengambil alih pada Oktober tahun lalu. Kudeta telah menyingkirkan pemerintah transisi yang memerintah negara itu sejak pemberontakan rakyat yang memaksa penggulingan otokrat lama Omar al-Bashir pada April 2019.

Kudeta itu menjungkirbalikkan transisi negara itu ke demokrasi. Selain itu juga menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan para pemimpin militer menciptakan keamanan ke daerah-daerah yang jauh jangkauannya di Sudan. Pada bulan April, bentrokan suku menewaskan lebih dari 200 orang di Darfur yang dilanda perang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Megapolitan
20 hari lalu

2 PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Majikan di Benhil Diduga karena Tak Betah

Megapolitan
20 hari lalu

Dua PRT Lompat dari Kos Majikan di Benhil, Satu Tewas

Nasional
22 hari lalu

1.773 ASN Jalani Latihan Dasar Militer, Siap Jadi Komcad

Megapolitan
24 hari lalu

Maling Motor Tewas Dihajar Warga di Jaksel, Diduga Beraksi Lebih dari Sekali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal