Bentrokan antara Warga Eritrea Pecah di Israel, Lebih dari 100 Orang Terluka

Ahmad Islamy Jamil
Para pengunjuk rasa memegang tongkat dan bendera selama demonstrasi yang diwarnai kekerasan oleh para pencari suaka Eritrea, termasuk pendukung dan penentang pemerintah Eritrea, di Tel Aviv, Israel, 2 September 2023. (Foto: Reuters)

Wartawan Reuters melihat sejumlah pria dengan luka di kepala dan lengan berlumuran darah. Beberapa di antaranya tergeletak di taman bermain anak-anak. Polisi pun turun ke jalan-jalan sambil menembakkan granat kejut ke arah pengunjuk rasa.

“Saat ini, polisi dalam jumlah besar dan pasukan Polisi Perbatasan terus beroperasi melawan pelanggar hukum di wilayah Tel Aviv,” demikian pernyataan polisi Israel.

Menurut perkiraan Assaf, organisasi yang membantu pengungsi dari negara-negara konflik, saat ini terdapat sekitar 25.500 pencari suaka Eritrea yang tinggal di Israel. Warga Eritrea yang melarikan diri ke Israel melalui perbatasan negara mereka dengan Mesir.

Para pengungsi mengatakan, mereka akan menghadapi penganiayaan jika dipulangkan ke negara asal mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

4 jam lalu

Utang Israel Tembus Rp8.094 Triliun, Mantan Jenderal Peringatkan Keruntuhan Ekonomi

5 jam lalu

Netanyahu Berusaha Gugat Hasil Pemilu Israel, Eisenkot: Kehendak Rakyat Tak Bisa Dihapus!

5 jam lalu

Trump: AS Setop Bantuan Keuangan untuk Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal