Beredar Video Detik-Detik Kapal Perang Rusia Tenggelam, Pakar Militer Sebut Kena Rudal

Anton Suhartono
Kapal perang Moskva sebelum tenggelam (Foto: BBC)

"Tanda hitam di sisi kiri kapal tampaknya berada di dekat garis air. Itu mengindikasikan kemungkinan serangan rudal sea-skimming, seperti yang dilaporkan, rudal Neptunus," kata Bentham, kepada BBC.

Pakar lain yang pernah memimpin kapal perusak Angkatan Laut Kerajaan Inggris, Chris Parry, mengatakan dia yakin kerusakan itu disebabkan serangan rudal.

"Anda bisa melihat sisi kapal yang meledak sangat bergerigi. Jika itu disebabkan ledakan dari dalam, Anda akan melihat ada lapisan menonjol ke luar daripada ke dalam. Tapi ini menunjukkan penetrasi dan ledakan berikutnya. Tidak diragukan lagi itu dihantam oleh satu atau dua rudal," kata Parry. 

Mantan komandan NATO itu menambahkan, bukti lain tanda hitam yang luas menunjukkan rudal yang disimpan di kapal terbuang keluar serta kebocoran bahan bakar di sepanjang dek menyebabkan kebakaran hebat.

"Anda bisa melihat geladak benar-benar tertekuk, seluruh kapal tampak seperti habis terbakar. Saya kira bahan bakar mengalir di sepanjang geladak, bahkan di bagian belakang," ujarnya.

Pakar militer lainnya, Sidharth Kaushal dari Royal United Services Institute, menjelaskan lokasi yang rusak akibat kebakaran adalah tempat amunisi senjata anti-pesawat berada.

"Satu hipotesis adalah kebakaran disebabkan serangan awal yang mengenai amunisi senjata anti-pesawat," kata Kaushal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
2 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
2 hari lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Internasional
3 hari lalu

Kapal Perang Iran Tenggelam di Samudera Hindia Ratusan Prajurit Hilang, Dibom AS?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal