Sepasang orang iseng dijatuhi 10 bulan penjara karena berpose seks oral dekat Gereja Katedral, Moskow, Rusia. (Foto: Daily Star)
Umaya Khusniah

MOSKOW, iNews.id - Sepasang orang iseng dijatuhi 10 bulan penjara karena berpose seks oral dekat Gereja Katedral, Moskow, Rusia. Mereka melakukan pose itu untuk diunggah di media sosial demi popularitas dan 'like'. 

Ruslani Murodzhonzoda dan Anastasia Chistova harus menerima konsekuensi atas perbuatan mereka. Pengadilan distrik Tverskoi Moskow menyatakan keduanya bersalah karena menyinggung perasaan umat beragama meskipun telah meminta maaf di Instagram.

Dalam foto yang diunggah di media sosial, Chistova mengenakan jaket polisi sambil berlutut di depan Murodzhonzoda dengan latar belakang katedral terkenal dunia.

Murodzhonzoda merupakan warga Tajikistan dan biasa dikenal sebagai Ruslan Bobiyev. Dia akan segera dideportasi ke Tajikistan setelah menjalani hukumannya. 

Dia yang memiliki 100.000 pengikut sebelum akunnya diblokir, tidak berniat untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut. 

Sementara Chistova yang masih berusia 19 tahun merupakan selebgram. Dia telah meminta maaf dan mengaku tidak berpikir jauh demi mengejar 'like' dan popularitas.

“Dan saya harus menanggung hukuman, menerima kecaman publik, ketidaksetujuan orang tua dan orang-orang yang dekat dengan saya. Aku sangat terluka," katanya. 

Chistova juga mengklaim Murodzhonzoda yang memilih lokasi. Dia meyakinkannya bahwa tidak ada yang salah dengan melakukan lelucon di sana.

"Saya hanya mengikutinya seperti anjing," katanya. 

Pasangan ini awalnya ditahan pada bulan September sebelum kasus mereka disidangkan. Mereka merupakan orang pertama yang menerima hukuman penjara karena "menghina perasaan agama" di bawah undang-undang baru. Hukuman sebelumnya berupa denda atau hukuman percobaan.

Rusia mengkriminalisasi penghinaan terhadap perasaan umat beragama pada tahun 2013 setelah pertunjukan “Doa Punk” kelompok anti-Kremlin Pussy Riot di Katedral Moskow.


Editor : Umaya Khusniah

BERITA TERKAIT