Berselisih dengan Tamu Lain di Pesta, Wanita Muda Ini Malah Hilang di Hutan

Umaya Khusniah
Beruang cokelat. (Foto: Pixabay)

“Jika seseorang secara tidak sengaja berada di antara beruang, mereka akan segera dimangsa. Beruang dapat menyerang dengan cepat dan kasar, tanpa geraman dan peringatan," katanya.

Dia menambahkan, beruang dapat menyerang secepat kilat. Jadi tidak mungkin untuk melarikan diri. Apalagi saat ini beruang jantan juga berperilaku agresif.

Ayah Yana, Yakov Balobanov mengatakan, anjing-anjing itu mencapai suatu tempat di hutan. Namun mereka sangat dekat dengan kaki pawangnya.

"Mereka (anjing pelacak) takut ada beruang di dekat mereka," katanya. 

Dia menambahkan ada banyak jejak kaki beruang di hutan. Dia menduga putrinya telah tewas dalam hutan. 

"Dia tidak punya pengalaman bertahan hidup sendirian di hutan," katanya. 

Kepala regu pencari sukarelawan Proryv, Natalia Volkova mengaku menemukan seorang lelaki tua yang sedang memetik buah beri di hutan. Lelaki tua itu mengingat pernah melihat korban. 

“Dia mengingatnya karena dia terkejut melihat seorang wanita muda di sana sendirian. Anjing pelacak mencium baunya tetapi belum mengarah ke apa pun," katanya. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati Kuansing Diduga Palak 914 Petani buat Urus Pelepasan Kawasan Hutan

57 tahun lalu

Hashim Ungkap Pangeran William Puji Indonesia Perkuat Polisi Hutan

57 tahun lalu

Arahan Prabowo, Menhut Siapkan Hutan Jadi Mesin Ekonomi Baru

57 tahun lalu

Pemerintah Luncurkan 4 Proyek Perdagangan Karbon, Menhut: Bukan Omon-Omon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal