Bersih-Bersih di Gunung Everest Kumpulkan 10 Ton Sampah dan Mayat

Anton Suhartono
Aksi bersih-bersih Gunung Everest yang dilakukan sherpa pada 2010 (Foto: AFP)

"Tujuan kami adalah mengekstrak sebanyak mungkin sampah dari Everest untuk mengembalikan kondisi gunung. Everest bukan hanya mahkota dunia, tapi kebanggaan kita," kata Ghimir, dikutip dari Kathmandu Post, Senin (29/4/2019).

Gagasan kerja bakti massal ini lahir setelah penduduk Khumbu, para ahli konservasi, dan aktivis lingkungan mengeluhkan soal jumlah sampah di Everest yang terus bertambah. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membahayakan karena dapat menimbulkan masalah lingkungan serius serta kesehatan.

Sebenarnya ada upaya di masa lalu untuk membersihkan Everest, termasuk penerapan aturan pada 2014 di mana setiap pendaki wajib membawa turun 8 kg sampah. Jumlah itu merupakan perkiraan sampah yang dihasilkan setiap pendaki.

"Jika saja pendaki membawa kembali sampah sendiri, itu akan sangat membantu menjaga kebersihan Everest," kata Ghimire.

Sayangnya, aturan ini tak ditegakkan sepenuhnya, sehingga banyak terjadi pelanggaran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Banjir dan Longsor di Nepal, 100 Lebih Pendaki dari Berbagai Negara Terjebak

8 hari lalu

Kronologi Penemuan Mayat Pria Terbungkus Sleeping Bag di Jakbar, Korban Sempat Ngeluh Sakit

10 hari lalu

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

12 hari lalu

Geger! Perempuan di Jaktim Tewas di Indekos dengan Kondisi Tangan-Kaki Terikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal