Bertemu Liga Arab, China Tegaskan Komitmen Terus Bantu Rakyat Palestina 

Muhammad Fida Ul Haq
Jutaan warga Palestina diminta Israel meninggalkan Gaza (Foto: Reuters)

"Menurut hukum humaniter internasional, ini disebut pemindahan paksa penduduk dan ini adalah kejahatan perang," katanya.

Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menolak pemindahan paksa warga Gaza oleh Israel. Hal itu disampaikan Abbas dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken di Amman, Yordania, Jumat (13/10/2023).

Militer Israel pada Kamis malam memperingatkan warga yang tinggal di Gaza utara untuk pindah ke selatan. Pasukan Zionis memberi waktu 24 jam bagi warga Gaza untuk mengungsi. 

Abbas mengatakan kepada Blinken, pemindahan paksa itu bisa menjadi tragedi Nakba kedua. Nakba merupakan pengungsian massal warga Palestina dalam perang 1948 yang berujung dengan pembentukan negara Israel.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
3 jam lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

12 jam lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

13 jam lalu

Kisah Menyedihkan Pasien Kanker Gaza Sulit Berobat: Saya Hanya Menunggu untuk Mati

22 jam lalu

Menolak Mati, Hamas Umumkan Ikut Pemilu Palestina November 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal