Bertemu Putin, Trump Lupa Pernah Janji Beri Sanksi Rusia

Anton Suhartono
Dalam pertemuan dengan Putin di Alaska, Trump menekankan pentingnya hubungan bisnis sebagai landasan untuk mencapai perdamaian (Foto: AP)

ANCHORAGE, iNews.id - Pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Anchorage, Alaska, Jumat (15/8/2025), membuka wacana baru dalam diplomasi internasional. Alih-alih membahas strategi militer atau sanksi, kedua pemimpin menekankan pentingnya hubungan bisnis sebagai landasan untuk mencapai perdamaian, termasuk di Ukraina.

Padahal Trump pernah berjanji akan menjatuhkan sanksi atau tarif tinggi kepada Rusia serta negara-negara yang mengimpor minyak dari Moskow. Dia memberi waktu 10 hari kepada Putin untuk menyepakati gencatan senjata dengan Ukraina yang jatuh tempo pada awal bulan ini. Namun Putin mengabaikan ancaman tersebut.

Putin menegaskan dirinya dan Trump telah menjalin hubungan bisnis dan kepercayaan yang sangat baik. Dia optimistis jalur pragmatis ini bisa membawa solusi nyata bagi krisis Ukraina.

“Dengan bergerak di jalur ini, kita bisa mengakhiri konflik di Ukraina, semakin cepat semakin baik,” ujar Putin, dalam konferensi pers bersama Trump, dikutip dari Sputnik, Sabtu (16/8/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Internasional
18 jam lalu

Trump Ajak Damai, Iran: Kami Tak Akan Tertipu Lagi!

Internasional
22 jam lalu

Ditarik dari Medan Perang Iran, Kapal Induk AS USS Gerald R Ford Ternyata Banyak Masalah

Internasional
22 jam lalu

Trump Sembunyikan Sosok Calon Potensial Pemimpin Iran Berikutnya, Takut Dibunuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal