Berubah 180 Derajat, Thailand Larang Ganja mulai Akhir 2024

Anton Suhartono
Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengumumkan ganja akan kembali dimasukkan dalam daftar narkotika pada akhir tahun ini (Foto: Reuters)

BANGKOK, iNews.id - Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengumumkan ganja akan kembali dimasukkan dalam daftar zat narkotika pada akhir tahun ini. Keputusan ini mengubah 180 derajat Thailand yang melegalkan ganja, bukan hanya untuk obat tapi penggunaan rekreasi terbatas.

Thailand melegalkan ganja selama 2 tahun sebelum Srettha mengubah aturan tersebut. Meski demikian penggunaan untuk medis masih diperbolehkan.
 
“Saya ingin Kementerian Kesehatan mengubah peraturan dan memasukkan kembali ganja sebagai narkotika. Kementerian harus segera mengeluarkan peraturan yang mengizinkan penggunaannya hanya untuk tujuan kesehatan dan medis,” kata Srettha, dalam pernyataan di media sosial X, Rabu (8/5/2024).

Sejak awal menjabat pada tahun lalu, Srettha menyuarakan penolakannya terhadap legalisasi ganja untuk rekreasi. Alasannya pelegalan ganja hanya akan memperburuk kasus penyalahgunaan narkoba di Thailand.

Ganja dilegalkan untuk penggunaan medis sejak 2018, menyusul 4 tahun kemudian untuk penggunaan rekreasi pada 2022 di bawah pemerintahan Prayut Chan O Cha.

Sejak itu bisnis ganja tumbuh, dari mulai kuliner hingga penggunaan rekreasi. Gerai-gerai yang menjual produk ganja di Thailand menjamur dengan cepat dan hingga kini mencapai puluhan ribu.

Selain penggunaan, warga Thailand juga dibolehkan menanam daun surga itu di pekarangan rumah meski dalam jumlah terbatas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC

Internasional
11 hari lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Thailand Berlakukan WFH hingga Batasi Jam Operasional SPBU

Destinasi
20 hari lalu

Menjelajahi Bangkok hingga Pattaya: Perjalanan Lengkap dengan Pengalaman Beragam

Kuliner
24 hari lalu

Tak Ada Lagi Minuman Manis di Thailand, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal