"Janganlah kita membicarakan hal-hal mustahil. Jangan sampai kita kehilangan kesempatan untuk mencapai kesepakatan (nuklir) yang adil dan setara untuk memastikan tidak ada senjata nuklir. Seperti yang pernah saya sampaikan, itu bisa dicapai, bahkan dalam waktu singkat," kata Araghchi, kepada CNN.
Sebelumnya Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani mengatakan, pembentukan struktur untuk negosiasi nuklir dengan AS sedang berlangsung.
Trump berkali-kali mengancam akan menyerang jika Iran menolak untuk kembali ke meja perundingan. Dia mengatakan armada besar sedang menuju Iran.
Menurut Trump, jika tidak ada kesepakatan nuklir yang dicapai, serangan AS akan jauh lebih dahsyat dibandingkan sebelumnya. Iran merespons ancaman itu dengan siap berperang habis-habisan melawan AS.