Bicara Keragaman, Jacinda Ardern Tegaskan Tak Setuju dengan Cuitan Trump

Nathania Riris Michico
PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (FOTO: AFP/Dave Lintott)

"Kami berpandangan bahwa parlemen kami harus menjadi tempat yang representatif, harus terlihat dan terasa seperti Selandia Baru, harus memiliki beragam budaya dan etnis," katanya.

"Dan seharusnya tidak pernah dibuat keputusan tentang asal usul siapa pun, dan hak mereka, oleh karena itu, untuk berada di parlemen sebagai wakil rakyat."

Lewat Twitter, Trump pada Minggu (14/7/2019) mendesak empat perempuan kongres Demokrat dari berbagai ras, yang tiga di antaranya kelahiran AS, "kembali" ke negara-negara asal mereka. Trump lalu meralat perkataannya soal soal hal itu sehari kemudian.

"Jika anda tidak bahagia di sini, anda bisa pergi (dari AS). Ini tentang cinta untuk Amerika, orang-orang tertentu membenci negara kita," cuit Trump kala itu.

Namun Trump meralat perkataannya dan menyebut dia tidak mengusir empat perempuan itu, melainkan menekankan bahwa jika mereka tidak suka tinggal di AS, mereka boleh pergi dari AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Penembakan di Acara Gedung Putih, Pelaku Didakwa Berusaha Bunuh Trump

Internasional
5 jam lalu

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Buletin
23 jam lalu

Cole Tomas Alle Pelaku Penembakan Acara Trump Ternyata Peraih Gelar Master Ilmu Komputer

Internasional
24 jam lalu

Sosok Cole Allen Pelaku Penembakan Acara Trump, Lulusan S2 Ilmu Komputer yang Jadi Guru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal