Biden Ogah Tarik Kembali Komentar tentang Putin: Saya Tidak Minta Maaf

Umaya Khusniah
Presiden AS Joe Biden menolak untuk menarik kembali komentarnya terkait Presiden Vladimir putin yang tidak dapat tetap berkuasa di Rusia. (Foto: Reuters)

"Apa yang memperumit situasi saat ini adalah upaya eskalasi Putin untuk terus terlibat dalam pembantaian, jenis perilaku yang membuat seluruh dunia berkata, 'Ya Tuhan, apa yang orang ini lakukan?'" katanya. 

Rusia memulai perangnya melawan Ukraina pada 24 Februari. Rusia telah menuai kemarahan internasional dengan banyaknya negara Uni Eropa, AS, dan Inggris, antara lain, menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.

Menurut perkiraan oleh PBB, setidaknya 1.151 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 1.842 terluka. Angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.

Badan pengungsi PBB mengatakan, lebih dari 3,87 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke beberapa negara Eropa. Sementara jutaan warga lain mengungsi di dalam negeri. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
5 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

8 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

13 hari lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

15 hari lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal