Bikin Geger, Lansia yang Dinyatakan Meninggal Malah Gedor Peti Mati 

umaya
Lansia usia 76 tahun di Ekuador bangkit dari kematian. (Foto: Ecuador Comunicación)

Senada dengan kementerian, Barbera membenarkan bahwa ibunya dalam kondisi tidak sadarkan diri ketika dibawa ke ruang gawat darurat. Beberapa jam kemudian, seorang dokter memberi tahunya bahwa sang ibu telah meninggal. Pihak RS juga menyerahkan dokumen identitas dan sertifikat kematian.

Keluarga kemudian membawa jenazah ke rumah duka. Namun saat di rumah duka, mereka mulai mendengar suara-suara aneh dari dalam peti.

“Ada sekitar 20 orang di sana. Setelah sekitar lima jam, peti mati mulai mengeluarkan suara. Ibuku terbungkus kain dan memukul peti mati. Ketika kami mendekat, tampak dia terengah-engah," katanya.

Kerabat membawa Montoya kembali ke rumah sakit di pusat Kota Babahoyo dan mendapatkan perawatan intensif. 

"Dia kini berada di bawah intubasi dan dokter tidak memberikan banyak harapan kepada keluarga tentang prognosisnya," kata Barbera.

Kementerian Kesehatan mengaku tengah menyelidiki dokter yang terlibat dalam kasus ini. Komite teknis telah dibentuk untuk meninjau bagaimana rumah sakit mengeluarkan sertifikat kematian.  

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
15 hari lalu

Selain Butuh Kesibukan, Ini Alasan Lansia Perlu Punya Teman di Usia Senja

1 bulan lalu

Viral Lansia Tak Punya HP Terindikasi Judol hingga Bansos Dicoret, Ini Penjelasan Kemensos

1 bulan lalu

Penumpang Lansia Keluhkan Penutupan Stasiun Karet, Usul Layanan Penghubung ke BNI City

1 bulan lalu

Heboh, Pengemudi Mobil di Atas 85 Tahun Dilarang Masuk Jalan Tol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal