Blak-Blakan, AS Akan Bela Taiwan jika Terjadi Invasi China

Umaya Khusniah
Presiden Joe Biden menegaskan Amerika Serikat (AS) akan membela Taiwan jika terjadi invasi China. (Foto: Tangkapan layar wawancara CBS 60 Minutes)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Joe Biden menegaskan Amerika Serikat (AS) akan membela Taiwan jika terjadi invasiChina

Pernyataan itu disampaikan Biden dalam wawancara CBS 60 Minutes yang disiarkan pada Minggu (18/9/2022). Ini menjadi pernyataannya yang paling eksplisit atau blak-blakan sejauh ini terkait ketegangan China-Taiwan.

"Ya, jika ada serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya," katanya saat ditanya apakah pasukan AS akan mempertahankan pulau berpemerintahan sendiri yang diklaim oleh China tersebut.  

Juru bicara Gedung Putih mengatakan kebijakan AS terhadap Taiwan tidak berubah.

"Presiden telah mengatakan ini sebelumnya, termasuk di Tokyo awal tahun ini. Dia juga menjelaskan bahwa kebijakan Taiwan kami tidak berubah. Itu tetap benar," kata juru bicara itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

57 tahun lalu

Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal