Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

Anton Suhartono
Donald Trump blak-blakan mengatakan, sudah saatnya Ukraina memiliki presiden baru (Foto: AP)

Pasokan bahan bakar global, termasuk solar, sangat terbatas akibat perang melawan Iran yang dilancarkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari.

Rusia dan Ukraina baru-baru ini mengintensifkan serangan terhadap infrastruktur energi dan fasilitas transportasi satu sama lain, sehingga semakin menekan pasar energi.

"Kami bilang, 'Anda boleh melakukan apa saja terhadap Rusia, tapi jangan serang kilang-kilang minyaknya', karena hal itu menimbulkan masalah bagi dunia," ujar Trump, mengkritik Zelensky.

"Dia sebenarnya bisa saja mencapai banyak kesepakatan, namun entah mengapa, dia tidak pernah melakukannya," kata Trump, lagi.

Utusan Putin, Kirill Dmitriev, menyebut intervensi Trump sebagai sesuatu yang "ikonik dan bersejarah". Dia mengatakan Ukraina membutuhkan kepemimpinan yang benar-benar berfokus pada perdamaian.

Trump pada Jumat lalu mengatakan bahwa kesepakatan telah dicapai dengan Moskow untuk menangguhkan sanksi terhadap ekspor solar Rusia hingga 7 April.

Sementara itu Zelensky merespons dengan mengatakan kesepakatan tersebut akan memungkinkan Rusia menggalang dana baru untuk memperoleh peralatan militer guna melanjutkan perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Trump: Iran Negara Gagal

18 jam lalu

WHO Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Wabah Pes Rusia, Bikin Geger!

18 jam lalu

Update! Kemenkes Pastikan Wabah Pes Rusia Belum Masuk Indonesia

24 jam lalu

Gawat! Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal