Bocah dari Suku Asli di Pedalaman Hutan Amazon Meninggal karena Corona

Ahmad Islamy Jamil
Hutan Amazon (ilustrasi). (Foto: Istimewa)

Kelompok HAM itu juga mendesak Pemerintah Brasil untuk menindak para penambang emas ilegal di tanah adat Yanomami—yang diyakini sebagai sumber penularan corona di kalangan suku pribumi Amazon itu.

“Penyakit ini sangat berbahaya bagi kami. Ini hari yang sangat menyedihkan bagi Yanomami,” ujar salah satu tetua suku Yanomami, Dario Yawarioma.

Brasil adalah rumah bagi sekitar 800.000 penduduk asli yang berasal dari 300 lebih kelompok etnik. Yanomami, suku yang terkenal dengan cat pewarna dan tindikan yang rumit di wajah mereka, berjumlah sekitar 27.000 jiwa.

Sebagian besar dari mereka terisolasi dari dunia luar hingga pertengahan abad ke-20. Suku itu pernah dilanda wabah penyakit yang dibawa oleh penduduk asing, seperti campak dan malaria, pada dekade 1970-an.

Sementara, Brasil kini menjadi negara yang paling terpukul oleh pandemi virus corona di Amerika Latin, dengan kematian 1.000 jiwa sejauh ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
21 jam lalu

Horor! Pesawat Ringan Hantam Daycare Dihuni 180 Anak

24 jam lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

1 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

1 hari lalu

Kalah Pilpres Brasil, Flavio Bolsonaro Kabur ke AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal