Boeing Perkirakan Asia Butuh 240.000 Pilot untuk 20 Tahun Mendatang

Nathania Riris Michico
Boeing memperkirakan, Asia Pasifik akan membutuhkan pilot, teknisi, dan kru kabin dalam jumlah besar hingga 20 tahun mendatang. (Foto: BBC)

Boeing memperkirakan, China membutuhkan 128.500 pilot, Asia Tenggara sebanyak 48.500 pilot, dan Asia Selatan sebesar 42.750 pilot.

Pandangan ini digunakan untuk membuat proyeksi untuk pengiriman pesawat baru. Tak mengherankan, Asia Pasifik juga akan memimpin permintaan global untuk pesawat baru.

Proyek penerbangan dan pertahanan raksasa Amerika Serikat (AS) menyatakan, 40 persen dari semua pesawat penumpang baru akan dikirimkan ke maskapai penerbangan di Asia Pasifik selama beberapa tahun mendatang.

"Permintaan yang besar untuk pilot di wilayah Asia Pasifik terus berlanjut, dan kami berharap ini akan berlanjut untuk beberapa tahun mendatang," kata Wakil Presiden Pelatihan dan Layanan Profesional untuk Boeing Global Services, Keith Cooper, seperti dilaporkan BBC, Rabu (29/8/2018).

Analis memperingatkan, kekurangan pilot bisa menyebabkan pertumbuhan industri penerbangan terancam. Tanpa pilot, pesawat tak akan bisa beroperasi. Permintaan kenaikan gaji pilot juga akan memangkas keuntungan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Iran Buka Wilayah Udara untuk Penerbangan Internasional, Pesawat Belum Berani Melintas

Internasional
29 hari lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Nasional
1 bulan lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Ongkos Maskapai Haji Ikut Terdampak?

Nasional
2 bulan lalu

Bandara Soetta Umumkan Penerbangan Menuju Timur Tengah Dibatalkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal