KABUL, iNews.id - Sedikitnya 95 orang tewas dalam serangan bom ambulans di Kabul, Afghanistan, Sabtu 27 Januari 2018. Serangan pada waktu makan siang itu juga melukai 191 orang lainnya.
"Ada 95 orang yang meninggal dan 191 luka sejak serangan kemarin di Kabul," kata Menteri Kesehatan Waheed Majroh, dikutip dari AFP, Minggu (28/1/2018).
Masyarakat Afghanistan mulai frustasi dengan situasi keamanan di negara mereka. Berbagai ungkapan disampaikan melalui akun media sosial, Twitter dan Facebook. Mereka merasa Kabul bukan lagi tempat yang aman. Tak ada lagi hari yang bebas dari bom di negara itu.
Ini merupakan serangan besar ketiga di Kabul, setelah Hotel Intercontinental dan kantor organisasi kemanusiaan Save the Children. Kelompok Taliban bertanggung jawab atas serangan di Hotel Intercontinental dan ISIS mengaku sebagai dalang di balik serangan bom dan tembakan di kantor organisasi kemanusiaan Inggris, Save the Children.
"Kami benar-benar remuk, kami tidak tahu bagaimana lagi harus memulai hari," kata seorang warganet, Freshta Karim, di akun Twitter-nya.