Keduanya tewas ditembak pasukan SBF yang menjaga al-Sayed yang terlibat baku tembak singkat. Dia menduga para penyerang itu adalah anggota kelompok teroris al-Qaeda.
Selain menewaskan lima orang, serangan bom bunuh diri juga meukai lima pasukan SBF lainnya.
Dalam sebuah pernyataan setelah serangan bom, al-Sayed mengatakan serangan semacam itu terhadap SBF akan meningkatkan “kohesi, kekuatan, kemauan, dan tekad” pasukan.
Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Dengan adanya serangan ini, Al-Sayed sudah tiga kali menjadi target pembunuhan.