Bos OpenAI Sam Altman Blak-blakan Ngaku Yahudi tapi Berempati kepada Muslim

Anton Suhartono
Sam Altman menyebut masyarakat Muslim di industri teknologi tak nyaman berbicara tentang konflik Israel-Palestina (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Bos OpenAISam Altman menyebut masyarakat Muslim dan Arab yang bergelut di industri teknologi merasa tak nyaman berbicara mengenai konflik Israel dengan Palestina. Mereka khawatir pandangan yang mereka sampaikan mengenai konflik tersebut bisa memengaruhi karier.

“Teman-teman Muslim dan Arab (terutama Palestina) di komunitas teknologi yang saya ajak bicara merasa tidak nyaman mengungkapkan pengalaman mereka baru-baru ini, seringkali karena takut akan pembalasan serta mengganggu prospek karier,” kata Altman, dalam posting-an di X, seperti dilaporkan kembali Reuters, Jumat (5/1/2024).

Bos perusahaan yang membuat ChatGPT itu pun mendesak kalangan industri teknologi untuk memperlakukan anggota komunitas mereka dengan empati.

Posting-an itu dikomentari seorang pengguna X yang melemparkan pertanyaan tentang bagaimana pandangannya terhadap pengalaman masyarakat Yahudi.

Altman dengan tegas menjawab, "Saya seorang Yahudi. Saya percaya bahwa antisemitisme adalah masalah yang penting dan terus berkembang di dunia dan saya melihat banyak orang di industri ini mendukung saya, dan saya sangat menghargainya."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Trump Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz 100%

20 jam lalu

AS Tarik Pesawat Tanker Militer dari Bandara Israel, Sinyal Berdamai dengan Iran?

22 jam lalu

Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Tembus 75.000 Orang, 250.000 Luka

21 jam lalu

Bangkit dari Perang Gaza! Sepak Bola Palestina Kembali Digelar usai 3 Tahun Libur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal