Bos WHO Tepis Tuduhan Menlu AS soal Hubungan Dekatnya dengan China

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: AFP)

Seperti diketahui, pemerintahan Presiden Donald Trump menuduh WHO terlalu berpihak kepada China soal pandemi Covid-19. Hal ini memicu dihentikannya kontribusi dana AS terhadap WHO. Negeri Paman Sam merupakan penyumbang terbesar bagi WHO.

Puncaknya pada awal bulan ini, AS memutuskan keluar dari keanggotaan WHO yang berlaku efektif pada 6 Juli 2021. PBB, selaku payung dari WHO, mengonfirmasi telah menerima surat resmi pengunduran diri AS sepanjang tiga kalimat.

Pada Mei lalu Trump pernah melontarkan ancaman bahwa negaranya akan keluar dari WHO dan mengalihkan pembiayaan ke tempat lain. Trump menuding WHO telah menyesatkan dunia dengan memberikan informasi salah mengenai Covid-19. Selain itu Trump menuding WHO bermain mata dengan China terkait virus, sehingga wabah yang seharusnya bisa dilokalisasi kini menjadi pandemi yang telah menginfeksi lebih dari 15 juta orang serta merenggut lebih dari 610.000 nyawa di seluruh dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

8 hari lalu

WHO Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Wabah Pes Rusia, Bikin Geger!

12 hari lalu

Kasus Pes di Rusia, Kemenkes: Belum Ada Peringatan Khusus dari WHO

13 hari lalu

WHO Pantau Kasus Dugaan Pes Rusia, Ini Pesan untuk Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal