Namun pengemudi membantah kalau itu air seninya. Dia juga meminta kepada Sun agar tak menceritakan masalah ini ke perusahaan karena takut dipecat.
"Dia sangat gelisah dan terus meminta maaf dan memukul dirinya sendiri. Dia juga menawarkan uang dari koceknya sendiri," kata Sun.
Namun Sun tetap melaporkannya ke polisi dan perusahaan.
Tak lama kemudian, juru bicara Didi memastikan bahwa pengemudi tersebut dipecat. Soal air kencing, Didi menyatakan botol itu memang digunakan pengemudi untuk buang air kecil karena tak menemukan toilet. Dia lupa membuang botol dan menaruhnya di kabin.
"Pengemudi meminta maaf berulang kali ke penumpang. Kami meminta maaf atas kejadian yang sangat disayangkan ini dan akan membawa penumpang dan pengemudi ke dokter untuk pemeriksaan medis," kata juru bicara.