Breaking News: Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Dampak Konflik Timur Tengah

Maria Christina Malau
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional sebagai respons atas gangguan pasokan global akibat konflik di Timur Tengah. (Foto: Dok AP)

Filipina selama ini bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah. Sekitar 26 persen kebutuhan energinya berasal dari kawasan tersebut. Pada 2024, nilai impor energi negara itu mencapai 16 miliar dolar AS.

Konflik di Timur Tengah memanas sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran, pada 28 Februari. Lebih dari 1.300 orang dilaporkan tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal ke sejumlah target, termasuk wilayah yang menjadi basis militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Tak hanya itu, Teheran juga menguasai Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia yang menjadi urat nadi pasokan energi ke banyak negara Asia.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Kilang Minyak AS di Texas Meledak, Polisi Tepis Sabotase dari Iran

Internasional
10 jam lalu

Acuhkan Trump, Iran Gempur Israel Luluh Lantakkan Tel Aviv

Internasional
12 jam lalu

Ledakan Dahsyat Guncang Kilang Minyak AS di Texas, Pembalasan Iran?

Internasional
14 jam lalu

Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal